Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Enjelita, Aku Tak Tahu Aku Siapa

untuk enjelita, aku memikirkanmu malam ini rapuh, dan begitu rapuh karena ketidakbijaksanaan ini begitu banyak kuciptakan kenangan dan begitu tidak siap ku melawan masa depan jujur saat bertemu begitu banyak inginku memelukmu menatap matamu dekat membelai rambutmu indah mengecup keningmu hangat tetap memelukmu erat

Lelucon Pendek di Hamparan Salju

Maaf jelek *** Selamat pagiku untuk malaikat Manis rupamu hari ini Berbaju coklat dan mata yang sayu Semakin manis Pandangan yang tak pernah lepas darimu Melodi yang tak pernah hilang saat kau bicara denganku Parfum pun bisa mengantarku ke dimensi masa lalu Hingga tersenyum dan siap untuk melakukan sesuatu

Salju (Enjelita)

lama tidak menulis *** 24 Desember, 23.55 masih terjaga di tempat tidur yang hangat melawan fakta bertualang ke dimensi alam mimpi aku ingin tersenyum aku ingin menangis menggapai terdengar sayup - sayup derap kereta batubara terdengar jelas ocehan anak kecil penuh khayal aku ingin menatap salju di luar jendela tapi aku ingin menutup mata sebelum aku benar-benar merasa sendiri

Karenamu,Tanpamu, Semua Berbeda

girltomom.com namaku syafira dan semua yang aku miliki sebuah hati yang begitu memaksa melawan waktu bahkan dunia tak luput dari pandangan mata dan terbiasa dulu aku hanya ingin mengenalmu dan semenjak aku mengenalmu aku semakin ingin mengenalmu sampai pada saat kerlap kerlip kunang kunang yang datang memelukku dan membuatku terjaga semua terasa tidak seperti biasanya

Siluet

chilloutpoint.com dalam tangki itu kawanan lumba lumba menari membius ku terpejam belari menuju dimensi dunia kita berdua aku telah menemuimu disana momen penuh air mata gemerlap bak cahaya kota aku telah menemuimu disana bercerita dan berkhayal, pesawat kertas yang terbang di sekitar taman bunga

Berlayar Menuju Sunrise

wikimedia   "mungkin akan ku tepati janjiku  aku kembali aku disini" masih ingatkah aku padamu kau yang memandangku dan aku terganggu dengan itu kau yang berkata dan membuatku marah kau yang menggenggam tanganku dan aku lepaskan sekuat raga kau lelaki yang menangis kau lelaki yang tersenyum kau lelaki aneh yang membuat aku selalu mengingatmu

Jeslyn

idiotsandgenious.blogspot.com panggil aku lelaki cengeng karena aku menikmati meresapi setiap detik air mataku jatuh dari pelupuk indahnya indahnya saat aku duduk di tempat itu diiringi gitar dan aku mulai bernyanyi dihadapan ratusan orang yang tak ku hiraukan karena dia ada di situ

TEATER SINKRON modern logo

artofsumo.blogspot.com

June 18, 1996

Thomas Hart Benton  saya tulis pada tanggal 18 Juni 2012, untuk teman saya. Semangat brother.. ;) *** aku merindukanmu sedetik kita tak bertemu sejam kita tak berpegangan tangan sehari kita tak berpandangan sunset gagal namun masih kuingat sejauh mata memandang telah sampai pada mendung awan

Malam Tadi

Untukmu *** sudah dekat memandang matanya di saat yang terindah menggenggam tangannya di detik yang melambat menghirup wanginya di dudukan yang begitu nyaman aku tersenyum untukmu kau tersenyum untukku begitu manis aku menangis untukmu kau tak tahu begitu miris

KLIMAKS

artofsumo.blogspot.com malam tadi sudah kubayangkan apa yang terjadi saat waku itu datang sebenarnya untuk apa air mata aku tak bisa memutar waktu begitu juga kau yang kusayangi ini jalan Tuhan yang pasti terbaik kita sesaat berpisah sepersepuluh dari panjang nyawa kita aku tahu perasaanmu kau tahu perasaanku Tuhan berikan ia kekuatan juga berikan kekuatanku padanya aku rela lemah demi ia yang tak boleh menangis

Tersenyumlah untuk Hidup !

maisyarahpradhitasari.files.wordpress.com Manakala engkau tersenyum sedangkan hatimu yang penuh dengan duka nestapa, maka sesungguhnya sengkau sedang meringankan beban dan membuka satu pintu untuk kebahagiaan. Jangan pernah ragu-ragu untuk tersenyum, karena di dalam dirimu ada kekuatan besar yang yang meluap dengan tersenyum. Jangan menekan kekuatan itu, karena dengan menekannya berarti engkau memaksa jiwamu masuk ke dalam penderitaan.

Dara

gregorypoet.files.wordpress.com Alhamdulillah sudah solat hehe terinspirasi dari sebuah lagu milik Ariel dengan judul yang sama monggo *** malam ini hey dengarkan sejenak aku memiliki maksud sendiri selain tak ingin kau sendiri mungkin aku tak berhak mungkin aku tak pantas bicara aku tak peduli menahan air matamu jauh lebih penting

Tuan Putri

Artofsumo.blogspot.com Posting lebay lagi, setelah lama tidak posting. masih di bulan April, masih galau *** mungkin kau sudah tahu tapi mungkin kau takut untuk tahu aku percaya kau tak akan tak mau tahu mungkin kau merasa tapi mungkin kau takut untuk dirasa aku percaya kau tak akan mati rasa mungkin kau tahu aku tersenyum disini tapi mungkin kau takut untuk untuk juga tersenyum aku percaya kau akan selalu membalas senyumanku

You're Not Alone

Blogspot.com Sugeng melihat Linda duduk di halte dekat alun alun, termenung kosong. Ia mendatanginya, "Hey.." "Hey.. Sugeng.." "HPmu ada Bluetooth-nya? idupin lah.." "Oh ada kok. mau ngapain?" "mau ngirim lagu yang dulu aku pernah bilang.." ***  That's just like him To wander off in the evergreen park Slowly searching For any sign of the ones he used to love He says hes got nothing left to live for (He says hes got nothing left) And this time I think you'll know You're not alone There is more to this I know You can make it out You will live to tell She's just like him Spoiled rotten, confused by the lies shes been fed Shes searching for no one (but herself) Her eyes turn to green and she seems to be happy that she is here And this time I think you'll know You're not alone There is more to this I know You can make it out You will live to tell

Yang Terdalam

gallery.photo.net dari hati yang terdalam seseorang. mungkin aku, mungkin siapa... maaf mengganggu. *** bolehkah aku menuliskan ini ? sedikit saja kesempatan aku tak ingin berlari merobek hening padang rumput sendiri sedikit saja aku ingin menuliskan ini sedikit saja kau ijinkan aku tak ingin terhempas memandang matahari tenggelam sendiri pecahan gelas yang pernah kau jatuhkan masih terbekas luka di jari jemari berbagai perasaan yang pernah kau berikan masih terbekas suka duka di dalam hati yang terdalam terkalah mata ini karena kau tak akan salah saat kau percaya, dengarkan bisu ini karena kau akan mendengar saat kau percaya, pejamkan mata itu karena aku membawakanmu ribuan mawar saat kau percaya, jangan sampai siang menjadi malam ku hanya makhluk Tuhan yang bisa menjadi serpihan debu ketahuilah rasa ini

DARI SITU

wikimedia.org   gatal lama tidak menulis masih sama, masih lebay, tentang seorang yang... seperti itulah.. terima kasih dan maaf mengganggu *** lagu itu pantas ia menanam kenangan yang dalam mengaliri sungai tiap malam aku iri padanya lihai menggenggam selimut hati lihai melukis pelangi yang berwarna warni lihai berperan menjadi orang yang dirindukan aku iri padanya aku rindu aku rindu merasakan cinta pertama memandang dua bola mata yang indah memandang anggukan kepala yang malu malu menyentuh jari jemari yang lembut merasakan wangi parfum yang tak hilang seharian mendengar kicauan merdu yang berbahagia terima kasih Tuhan telah menakdirkan aku duduk di kursi itu lagu itu pantas ia menanam kenangan yang dalam mengaliri sungai tiap malam cukup ku berterima kasih ia telah mengenalkan aku pada memori yang telah lama tak ada yang tak pernah aku rindukan kini aku benar benar merindukannya

Ia Menyayangimu

http://myyearwithoutclothesshopping.com tulisan biasa yang sulit dibaca, karena ia menuliskannya saat gemetar   *** ironi dalam bahagia setiap berpapasan menatap jahitan nama di seragam sekolahnya senyum simetris yang tidak pernah punya kesan tak adakah rasa takut ia marah ? more than words seperti inikah, tak dapat diinginkan more than words seperti inilah, tak dapat diinginkan lalui pergantian malam yang pasrah tak adakah rasa takut ia lelah ? inilah seni yang bisa ia sampaikan lewat sandiwara sandiwara kecil yang memang sulit tersampaikan seni perasaan tak adakah rasa takut langkahnya terhenti ? akhir kata dalam tulisan ini, maaf masih ada disana untuk kita berdua dalam hati yang menyatu tempat kita berdua (ariel - dara) tak adakah rasa takut ia marah ? tak adakah rasa takut ia lelah ? tak adakah rasa takut langkahnya terhenti ? tak adakah rasa takut ia marah ? tak adakah rasa takut ia lelah ? tak adakah rasa takut langkahnya terhenti ? ...

TEATER SINKRON - Sebuah Cerita - Nama Sementara (Photograph)

Sebuah Cerita - Nama Sementara (COPYRIGHT)

sebuah naskah hebat buatan sahabat saya, RIFKY EKO SETIAWAN ( FB : Sinkron Ripky), naskah yang kami mainkan di panggung TEATER SINKRON pada tanggal 3 Maret 2012. Di dalamnya tersisip puisi AKU PADAMU ( Marsetio Hariadi) dan EMBUNKU SAYANG (Rifky Eko Setiawan) . Enjoy .. *** Jreng.... (Sebuah Into lagu Dara-Peterpan melantun ditengah kegelapan) Seorang pria dipanggung bernyayi sambil menggenjreng gitarnya seraya sebuah lampu hidup menyorotinya dara jangan kau bersedih ku tahu kau lelah tepiskan keruh dunia biarkan mereka, biarkan mereka tenangkan hati di sana tertidur kau lelap mimpi yang menenangkan biarkan semua, biarkan semua kurangi beban itu tetap lihat ke depan tak terasingkan dunia dua jiwa yang perih masih ada di sana untuk kita berdua dalam hati yang menyatu tem...

AKU PADAMU

cinta.. mungkin gak sih aku menulis tentang cinta? mungkin ? ya.. saya kan makin hari makin lebay. hehe ini buktinya . monggo.. *** lontarkan senyuman hingga kau pun tersenyum sampai pulang ke rumah terbawa mimpi lontarkan senyuman oktober, november, desember, januari nyanyian nyanyian indah menggenggam tanganmu menumbuhkan sayap di punggungmu terbang helai lembut malaikat berjatuhan karenamu oktober, november, desember, januari tatap mata berkaca hangat memelukmu tajam mengertimu selembar sapu tangan basah karena air matamu tajam mengertimu tajam mengertimu oktober, november, desember, januari selalu terang di pagi buta selalu terang di dingin malam selalu ada di pandanganmu selalu ada di hati itu oktober, november, desember, januari aku padamu ku juga pulang ke rumah tak pernah bermimpi aku padamu terus memandang langit yang penuh helai bulu milik malaikat berjatuhan aku padamu yang basah sekujur tubuhnya akan air mata akan sesal tak memi...

ORIENTASI

ke-lebay-an saya berlanjut. monggo.. sebuah tulisan terpaksa karena pensil yang hampir patah...   *** musim semi kalender baruku dan tersobek satu sudah kesemutan sikuku bersandar pada jendela yang makin menyilaukan ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra musim panas berhari hari kau berdiri diterpa ombak setinggi kaki menghadap sang surya sang tenggelam kuberanikan keluar dari pintu kayu bersembunyi di bawah pohon palm dan silir angin pantai mengganggu berhari hari kau berdiri diterpa ombak setinggi kaki tetap menghadap sang surya sang tenggelam terus kupandang tajam mahkota yang terhempas aku senang aku sedih aku marah ! Hah ! kau berkaca musim gugur "ku tetap berdiri disini hingga matahari datang kembali ku tetap berdiri disini tak akan tinggalkan jejak sakit hati wahai ombak surutlah agar ia dapat mendengar jeritku wahai malam pulanglah aku ingin memandangnya cerah wahai Tuhan kuatkan aku untuk tetap berdiri disini" kau berkaca musim dingin dingin jaket wol y...

BELAKANGAN

 jujur saya semakin lebay. hahaha monggo. sebuah tulisan di kertas yang basah terkena tetesan air mata saya.. ****  Mata harum luas samudera yang terwadah cangkir silau setitik keindahan, kecil lekuk manis art coffee yang berbinar disayangkan belakangan terjaga lampu oranye redup belaian sinar solar hitam bersuara pelan mendesir detik malam detik malam yang juga pelan tak mau diambil alih oleh pagi maafkan aku... ku tak pernah sempurna kucing kecil yang terancam mata-mata merah dan cakar tajam siap ia terima luka dan pertumpahan cinta darah hangat yang mengalir terus mencari kebenaran dan senyumnya... belakangan... aku menusuknya semakin dalam detak jantung yang tak akan terhenti karena ini pantulan sinar mata pisau yang diasah sepenuh hati

INFRA MERAH

lagi-lagi. rasa tidak terima saya terhadap suatu fenomena yang mungkin sudah terjadi ratusan tahun yang lalu, sampai sekarang. sebuah karya, jalan lain daripada kritis di siang bolong, tapi waktu seolah berhenti. jam tidak berputar. statik. *** Tetes air deras menggetarkan Memaksa kami Keluar dari lorong yang hampir penuh Jarum-jarum bening membeku Memaksa kami melawan Panas aspal dan mesin raksasa Penghancur Terciprat darah Tangis Serak parau bagian dari kami Kami tak butuh dipercaya Eksplorasi fatamorgana belaka Demokrasi topeng babi Hina sehina-hina tersiksa Tersenyum Utopia yang menyedihkan Lawan “mereka” bukan mereka Lawan “mereka” adalah kami Dua kursi Empat mata Rantai dan isolasi hitam Karung penuh serangga buas Hisapan darah yang mulai membiru Apa masih berani mengambil dompet Ambil alih konotasi budaya Sekarang kami tikusnya Bukan mereka

GUNDUL

Ini adalah rasa tidak terima saya terhadap suatu fenomena yang terjadi 1 bulan yang lalu. atau mungkin sudah terjadi ratusan yang lalu, sampai sekarang. sebuah karya, jalan lain daripada kritis di siang bolong, tapi waktu seolah berhenti. jam tidak berputar. *** Adalah helaian benang hitam Membelah tajam memerah panas Tiap tusuk tinta itu punya arti Tergambar jelas dalam daging setengah matang Bukan amarah bukan membawa resah Hanya kelurusan dan otentik sisi hidup Direnggut paksa Kerangka harapan yang terpaksa Mengalah pada realita Menangis pada jarum Merenung pada sobekan kain Berontak pada besi tajam Sempurna itu tak ada Dua bilah rumput berembun Tak akan persis sama Dua janin putra Tuhan tak akan berjalan bersama Rangkaian kata diwakili padan vokal konsonan Sudah tua dan patut dihancurkan Ketidaksempurnaan dalam ketidaksempurnaan Bukan dunia yang munafik Wahai langit Mereka hidup untuk damai Tapi dengar, Mereka juga punya dendam

LANGSUNG SAJA, MAAF

rentetan tulisan dari saya entah ini namanya apa. yang penting karya. bisa dari senang, sedih, galau, diam, pertemuan, perpisahan, dll. terima kasih sudah mau membaca opening ini. :) *** langsung saja, maaf jujur ku terseret dipermainkan rimba jiwa auman burung berwarna-warni jujur ku disilaukan cahaya pembuluh darah kicauan harimau birahi pertama, standing applaus for you standing applaus for your... you know what kapan aku memujimu ? kedua, sebuah parsel untukmu parsel satu truk coklat, dont be sad mungkin 1 trailer merah atau 1 kapal kargo ? maaf. saya masih ingat suatu quotes seniman hebat (amin) Marsetio namanya "...yang penting tanggung jawab dan jaga perasaan..." ini tanggung jawabnya memutar kompas dari utara ke selatan mungkin, membalik patung Liberty sampai kepalanya di bawah membalik NTB dengan NTT ? Tidak bisa atau sulit ya ? ini pengakuan salahku cemilanku terlalu banyak MSG aku jugaa.. terlalu banyak mengunjungi ruma...

TEATER SINKRON - Monoplay - LEBUR (Photograph)

  Actor and Crew (ki-ka) : Putri, Kipli, Saya, Ulvi (Photograph), Tiar (Ilustrator), Agga (Ilustrator)

Air Mata, Bahagia

cerpen singkat lagi.. hanya mengarang. maaf jelek. bikinnya kesusu. hehe  ************** "kita gak pernah sejalan.. met malem" putra menangis lagi. berkali-kali ia menangis saat malam tak peduli lagi bahwa ia dilahirkan sebagai lelaki badannya kurus, tapi mumpuni lengan penuh tattoo tapi hatinya yang lemah perasaannya yang lemah mengalahkan semua itu ia ingin dimengerti pemikirannya ingin dimengerti tapi apa yang ia pikirkan, tidak pernah sejalan dengan apa yang dipikirkan kekasihnya, tami. gambar, buang gambar, buang gambar, buang untuk melukiskan wajah kekasihnya pun ia tak bisa wajar kalau orang biasa tapi putra berbeda putra lebih "seniman" dibandingkan teman-temannya jika begini ? kesulitan melukiskan wajah kekasihnya yang 4 tahun dia pandang air mata ia menangis ia menangis karena ia tahu, ia lebih mudah melukiskan air mata di wajah kekasihnya yang 4 tahun ia pandang teknik melukis air mata yang sangat putra kuasai rasa sesal ...

SEMOGA JADI SEMANGAT

 sebuah cerpen singkat. inspirasi dari teman saya..  ************** malam yang dingin.. hati dan pemikiran yang sinkron mengukir mata samudera mengukir bibir jurang di pinggir air terjun melukis indah langit nan biru menggoreskan kuas tetesan kental cat putih tetes demi tetes membentuk titik awan sedikit dipusingkan asap tembakau "cantiknya.. aku kangen aku rindu senyummu suaramu saat berbicara denganmu.." ah mataku ngantuk pisau terus menyeret menajamkan batang pensil yang akan kubuat menulis sret..stret.. sret.. detik jam makin ngantuk "aku hanya bisa terdiam melihatmu adakah aku dihatimu ? Yang kau rasakan tentang pengagummu ini mungkin semua telah bahagia disana bersuka cita namun teman, aku masih terdiam memilih ini sebagai kisahku