Langsung ke konten utama

Postingan

Tuan Putri

Artofsumo.blogspot.com Posting lebay lagi, setelah lama tidak posting. masih di bulan April, masih galau *** mungkin kau sudah tahu tapi mungkin kau takut untuk tahu aku percaya kau tak akan tak mau tahu mungkin kau merasa tapi mungkin kau takut untuk dirasa aku percaya kau tak akan mati rasa mungkin kau tahu aku tersenyum disini tapi mungkin kau takut untuk untuk juga tersenyum aku percaya kau akan selalu membalas senyumanku

You're Not Alone

Blogspot.com Sugeng melihat Linda duduk di halte dekat alun alun, termenung kosong. Ia mendatanginya, "Hey.." "Hey.. Sugeng.." "HPmu ada Bluetooth-nya? idupin lah.." "Oh ada kok. mau ngapain?" "mau ngirim lagu yang dulu aku pernah bilang.." ***  That's just like him To wander off in the evergreen park Slowly searching For any sign of the ones he used to love He says hes got nothing left to live for (He says hes got nothing left) And this time I think you'll know You're not alone There is more to this I know You can make it out You will live to tell She's just like him Spoiled rotten, confused by the lies shes been fed Shes searching for no one (but herself) Her eyes turn to green and she seems to be happy that she is here And this time I think you'll know You're not alone There is more to this I know You can make it out You will live to tell

Yang Terdalam

gallery.photo.net dari hati yang terdalam seseorang. mungkin aku, mungkin siapa... maaf mengganggu. *** bolehkah aku menuliskan ini ? sedikit saja kesempatan aku tak ingin berlari merobek hening padang rumput sendiri sedikit saja aku ingin menuliskan ini sedikit saja kau ijinkan aku tak ingin terhempas memandang matahari tenggelam sendiri pecahan gelas yang pernah kau jatuhkan masih terbekas luka di jari jemari berbagai perasaan yang pernah kau berikan masih terbekas suka duka di dalam hati yang terdalam terkalah mata ini karena kau tak akan salah saat kau percaya, dengarkan bisu ini karena kau akan mendengar saat kau percaya, pejamkan mata itu karena aku membawakanmu ribuan mawar saat kau percaya, jangan sampai siang menjadi malam ku hanya makhluk Tuhan yang bisa menjadi serpihan debu ketahuilah rasa ini

DARI SITU

wikimedia.org   gatal lama tidak menulis masih sama, masih lebay, tentang seorang yang... seperti itulah.. terima kasih dan maaf mengganggu *** lagu itu pantas ia menanam kenangan yang dalam mengaliri sungai tiap malam aku iri padanya lihai menggenggam selimut hati lihai melukis pelangi yang berwarna warni lihai berperan menjadi orang yang dirindukan aku iri padanya aku rindu aku rindu merasakan cinta pertama memandang dua bola mata yang indah memandang anggukan kepala yang malu malu menyentuh jari jemari yang lembut merasakan wangi parfum yang tak hilang seharian mendengar kicauan merdu yang berbahagia terima kasih Tuhan telah menakdirkan aku duduk di kursi itu lagu itu pantas ia menanam kenangan yang dalam mengaliri sungai tiap malam cukup ku berterima kasih ia telah mengenalkan aku pada memori yang telah lama tak ada yang tak pernah aku rindukan kini aku benar benar merindukannya

Ia Menyayangimu

http://myyearwithoutclothesshopping.com tulisan biasa yang sulit dibaca, karena ia menuliskannya saat gemetar   *** ironi dalam bahagia setiap berpapasan menatap jahitan nama di seragam sekolahnya senyum simetris yang tidak pernah punya kesan tak adakah rasa takut ia marah ? more than words seperti inikah, tak dapat diinginkan more than words seperti inilah, tak dapat diinginkan lalui pergantian malam yang pasrah tak adakah rasa takut ia lelah ? inilah seni yang bisa ia sampaikan lewat sandiwara sandiwara kecil yang memang sulit tersampaikan seni perasaan tak adakah rasa takut langkahnya terhenti ? akhir kata dalam tulisan ini, maaf masih ada disana untuk kita berdua dalam hati yang menyatu tempat kita berdua (ariel - dara) tak adakah rasa takut ia marah ? tak adakah rasa takut ia lelah ? tak adakah rasa takut langkahnya terhenti ? tak adakah rasa takut ia marah ? tak adakah rasa takut ia lelah ? tak adakah rasa takut langkahnya terhenti ? ...

TEATER SINKRON - Sebuah Cerita - Nama Sementara (Photograph)

Sebuah Cerita - Nama Sementara (COPYRIGHT)

sebuah naskah hebat buatan sahabat saya, RIFKY EKO SETIAWAN ( FB : Sinkron Ripky), naskah yang kami mainkan di panggung TEATER SINKRON pada tanggal 3 Maret 2012. Di dalamnya tersisip puisi AKU PADAMU ( Marsetio Hariadi) dan EMBUNKU SAYANG (Rifky Eko Setiawan) . Enjoy .. *** Jreng.... (Sebuah Into lagu Dara-Peterpan melantun ditengah kegelapan) Seorang pria dipanggung bernyayi sambil menggenjreng gitarnya seraya sebuah lampu hidup menyorotinya dara jangan kau bersedih ku tahu kau lelah tepiskan keruh dunia biarkan mereka, biarkan mereka tenangkan hati di sana tertidur kau lelap mimpi yang menenangkan biarkan semua, biarkan semua kurangi beban itu tetap lihat ke depan tak terasingkan dunia dua jiwa yang perih masih ada di sana untuk kita berdua dalam hati yang menyatu tem...

AKU PADAMU

cinta.. mungkin gak sih aku menulis tentang cinta? mungkin ? ya.. saya kan makin hari makin lebay. hehe ini buktinya . monggo.. *** lontarkan senyuman hingga kau pun tersenyum sampai pulang ke rumah terbawa mimpi lontarkan senyuman oktober, november, desember, januari nyanyian nyanyian indah menggenggam tanganmu menumbuhkan sayap di punggungmu terbang helai lembut malaikat berjatuhan karenamu oktober, november, desember, januari tatap mata berkaca hangat memelukmu tajam mengertimu selembar sapu tangan basah karena air matamu tajam mengertimu tajam mengertimu oktober, november, desember, januari selalu terang di pagi buta selalu terang di dingin malam selalu ada di pandanganmu selalu ada di hati itu oktober, november, desember, januari aku padamu ku juga pulang ke rumah tak pernah bermimpi aku padamu terus memandang langit yang penuh helai bulu milik malaikat berjatuhan aku padamu yang basah sekujur tubuhnya akan air mata akan sesal tak memi...

ORIENTASI

ke-lebay-an saya berlanjut. monggo.. sebuah tulisan terpaksa karena pensil yang hampir patah...   *** musim semi kalender baruku dan tersobek satu sudah kesemutan sikuku bersandar pada jendela yang makin menyilaukan ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra musim panas berhari hari kau berdiri diterpa ombak setinggi kaki menghadap sang surya sang tenggelam kuberanikan keluar dari pintu kayu bersembunyi di bawah pohon palm dan silir angin pantai mengganggu berhari hari kau berdiri diterpa ombak setinggi kaki tetap menghadap sang surya sang tenggelam terus kupandang tajam mahkota yang terhempas aku senang aku sedih aku marah ! Hah ! kau berkaca musim gugur "ku tetap berdiri disini hingga matahari datang kembali ku tetap berdiri disini tak akan tinggalkan jejak sakit hati wahai ombak surutlah agar ia dapat mendengar jeritku wahai malam pulanglah aku ingin memandangnya cerah wahai Tuhan kuatkan aku untuk tetap berdiri disini" kau berkaca musim dingin dingin jaket wol y...

BELAKANGAN

 jujur saya semakin lebay. hahaha monggo. sebuah tulisan di kertas yang basah terkena tetesan air mata saya.. ****  Mata harum luas samudera yang terwadah cangkir silau setitik keindahan, kecil lekuk manis art coffee yang berbinar disayangkan belakangan terjaga lampu oranye redup belaian sinar solar hitam bersuara pelan mendesir detik malam detik malam yang juga pelan tak mau diambil alih oleh pagi maafkan aku... ku tak pernah sempurna kucing kecil yang terancam mata-mata merah dan cakar tajam siap ia terima luka dan pertumpahan cinta darah hangat yang mengalir terus mencari kebenaran dan senyumnya... belakangan... aku menusuknya semakin dalam detak jantung yang tak akan terhenti karena ini pantulan sinar mata pisau yang diasah sepenuh hati