Gagahnya harimau muda itu
Namun tak kuasa membengkokkan jeruji
ia ingin menatap belantara
ia ingin melihat nirwana
ia ingin menghirup surga
ia ingin menangis
tapi tak bisa
Anak itu kesulitan menjalani hidup
yang memang harus dijalani
hatinya terus berjalan, penuh luka
bibirnya memang terjahit
namun bisa sedikit terbuka
pikirannya salah
tapi ia terus memaksa
menjauh dari dunia penuh paksaan
hewan-hewan tertawa di kejauhan
ia merasa lebih bahagia
ia bukan budak uang
seperti yang menertawakannya
Daun kering berserakan di depannya
di tatapnya daun itu
ia mulai bercerita pelan
mulutnya memang terjahit
namun bisa sedikit terbuka
paling tidak ada yang mendengarnya
"Dunia itu luas,
Kamu itu kecil,
protesmu murahan! protesmu mengandai-andai!
Kamu bisa apa untuk merubah dunia ?"
Anak itu kembali berjalan
ia merasa lebih merdeka
ia telah menangis
Namun tak kuasa membengkokkan jeruji
ia ingin menatap belantara
ia ingin melihat nirwana
ia ingin menghirup surga
ia ingin menangis
tapi tak bisa
Anak itu kesulitan menjalani hidup
yang memang harus dijalani
hatinya terus berjalan, penuh luka
bibirnya memang terjahit
namun bisa sedikit terbuka
pikirannya salah
tapi ia terus memaksa
menjauh dari dunia penuh paksaan
hewan-hewan tertawa di kejauhan
ia merasa lebih bahagia
ia bukan budak uang
seperti yang menertawakannya
Daun kering berserakan di depannya
di tatapnya daun itu
ia mulai bercerita pelan
mulutnya memang terjahit
namun bisa sedikit terbuka
paling tidak ada yang mendengarnya
"Dunia itu luas,
Kamu itu kecil,
protesmu murahan! protesmu mengandai-andai!
Kamu bisa apa untuk merubah dunia ?"
Anak itu kembali berjalan
ia merasa lebih merdeka
ia telah menangis
Komentar
Posting Komentar