Langsung ke konten utama

SUKA LOKASI

apapun yang terjadi itu harus dimanfaatkan untuk berkarya. Apalagi kasmaran. hehe
terinspirasi dari teman saya yang lagi kasmaran, namanya mas wahyu)*.

)* nama disamarkan demi keamanan

---------

wangi dan senyum
mengantar koran di pagi hari
mengantar dongeng di malam hari
terjuntai
sedikit helai keindahan
yang mengganggu
terus terpandang
kicau nyanyian surga

"every step you take
every words you say
and every game you play
i'll be watching you"
(killing me inside)

pernah kugenggam tangannya
ku terjatuh dan pingsan
sebenarnya.. jiwaku
awan berlari di langit selaras
sayap bidadari berjatuhan lembut
gemericik waterfall empat kilometer
airnya merah dan manis
rasa strawberry

hujan deras di hutan tropis
hijau
airnya biru... bening
rasa blueberry

"kurasa ku telah jatuh cinta
pada pandangan yang pertama
sulit bagiku untuk bisa
berhenti mengagumi
dirinya"
(RAN)

barusan kereta menghampiriku
mengundangku untuk masuk
dan jalan-jalan
walaupun aku sudah men-domba
tapi aku tetap masih serigala
wangi dan senyum
mengantar susu dan roti di pagi hari
mengantar selimut bantal di malam hari
ini bukan cinta
ini hanya
malu dan takut

ah.. sungguh perjalanan di kereta yang mengesankan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Klakson

     Dugaanmu cerita singkat ini mendeskripsikan penderitaan hidup di kota dan berakhir begitu-begitu saja. Tunggu. Kau harus baca. Aku akan memulainya dengan antrian panjang kendaraan para pekerja yang ingin segera pulang di lampu merah. Lampu merah yang beberapa waktu setelahnya berubah menjadi hijau tapi antrian tidak bergerak sebab dihentikan polisi dan mobil pejabat yang akan segera lewat dari jalan lainnya. Itu-itu saja? Ya, itu-itu saja. Aku berulang mengalaminya dan merasa kesal tidak dapat melakukan apa-apa. Rasa kesal yang kemudian menjadi berlipat-lipat mengetahui orang-orang juga tidak dapat melakukan apa-apa, atau malah terkesan tidak ingin sebab ekspresi mereka menunjukkan seakan tidak sedang terjadi apa-apa.      Tapi tidak, petang itu. Dari jalan Ciliwung, lampu merah berubah jadi hijau. Antrian kendaraan tidak bergerak, tapi mesinnya menderu-deru. Tiga polisi menghentikannya, mengayun-ayunkan stick berlampu. Jelas mobil pejabat akan lewat. ...

Buku: Kukila - M Aan Mansyur

"Brengsek!", kataku usai membaca 'Aku Selalu Bangun Lebih Pagi'. Aku berhadapan lagi dengan karangan Aan, yang memang seringkali membuatku mengumpat. Gejolak masa muda, ciuman, perselingkuhan, pulang kampung saat lebaran, dan kisah sederhana-rumit-dewasa lain ada dalam kumcer Kukila. Begitu harmonis perpaduan antara; tema aktual yang diusung, unsur kedaerahan Aan, cerita yang pilu (atau lucu, atau brengsek, atau mengejutkan), dan jalinan kata mind-blowing khas Aan. Tidak jarang pula ceritanya memaksaku merenung atau berdiskusi dengan diri sendiri, menghasilkan kesadaran dan upaya memahami, menghindari penilaian-penilaian. Menjadi sorotan utama kumcer ini, cerpen Kukila itu sendiri. Memakan puluhan halaman di awal, jauh lebih panjang dari 15 cerpen lainnya. Cerita cinta penuh misteri dan kejutan, alurnya mengalir nikmat, mengantarku pada kenyataan, pelajaran tentang kemanusiaan. Aku selalu mengagumi bagaimana Aan membaca kejadian/momen dengan begitu detail, dan ke...