Langsung ke konten utama

AKU MASMU (Monoplay)

Sedikit kisah tentang sisi lain seorang pahlawan, terinspirasi dari buku karya Ibu Sulistina Sutomo, Bung Tomo Suamiku. Buku karya vokalis Forgotten Addy Gembel, FORGOTTEN - LARAS PERLAYA juga menginspirasi saya menulis naskah monoplay ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan. Saya menuliskan cerita ini berdasar fakta yang saya kombinasikan dengan pemikiran imajinatif saya.
Surat Bung Tomo pada istrinya adalah fakta, saya kutip dari Buku BUNG TOMO, SUAMIKU karya ibu Sulistina Sutomo.

***

You're not alone
there is more to this, i know
you can make it out
you will live to tell
(saosin, you're not alone)

hidup yang penuh harapan, tapi
hilangnya harapan adalah kebebasan

".... Yang benar-benar mengucapkan sampai jumpa,
melambaikan hati seperti selembar sapu tangan
begitu deras hujan,
tak setetespun yang bisa mengenyangkan kerinduan"
Forgotten - Laras Perlaya

di penjara bawah tanah yang penuh air hitam kotor sangat pekat,
bersama bajingan-bajingan ..

Mas Tom, masku tersayang...
Anak-anak kita mandi air mataku
aku rindu Mas Tom
Aku nggak tau mas Tom kemana
Ya Allah, turunkan petunjukmu
Mastom dimana..
Aku rindu
Anak-anak rindu
pelukan Mas Tom...
Nafas hangat Mas Tom...
Suara mengaji Mas Tom...
Cepat pulang Mas Tom...



Surat itu aku genggam kuat
segelas do'a dan tumpukan buku diari
yang meneteskan semua kata suka dan duka
nisan-nisan hidup yang memajang memori wajahku dan adikku
tertawa dan menangis, di masa lalu...
dengan senyum dan tatapan penuh harap

"kenapa kalian harus dipisahkan di saat seperti ini ?
aku adalah harapanmu. bukan nuranimu seperti yang ada di TV-TV..
Aku adalah harapanmu
yang selama ini menjadi mata dan hati tiap kebahagiaan dan perpisahan
kembalilah
berusahalah keluar dari sini
istrimu anakmu menunggu dan mengering
menyusut terhisap kerinduan...
cepatlah berperang
rakyat pun menunggu secangkir keringatmu..
Ingat Tomo, aku bukan nuranimu. aku harapanmu... "

"kenapa kalian harus dipisahkan di saat seperti ini ?
Tomo, aku kebebasanmu. Aku bukan sang kelam seperti yang ada di TV-TV..

Berpikirlah Tomo, saat semua harapan impianmu harus menyerah pada realita..
direnggut paksa...
Berpikirlah Tomo, disaat orang-orang itu bersorak gembira,
girang-girang dalam pesta semalaman,
sementara kamu disini membeku haru menangisi jasad harapan...
Aku bukan sang Kelam Tomo, aku kebebasanmu..."

Bukan Aku kalau berhenti berharap
bukan aku kalau tak mencintai
bukan aku kalau tidak puitis romantis

"Tina adikku sayang,

Sungguh, air mata yang menetes di kedua belah pipimu, bagaikan butir-butir mutiara murni yang menghias sutera putih pakaian bidadari, benar-benar menyentuh hatiku."

Bukan aku kalau tutup mulut
bukan aku kalau tidak melawan
bukan aku kalau tidak INDONESIA

"Kita tahu betapa manusia-manusia yang ingin mencari popularitas kadang-kadang berbuat yang amoral, membeli "teman" dengan menghamburkan uang rakyat, mencari simpati orang banyak dengan menyebarkan fitnah dan mempergunakan cara kotor lainnya."

"Mereka tahu bahwa saya, demikian juga dinda, Titing, Bambang, Sri dan Ratna, berjuang untuk menegakkan kebenaran dan keadilan sejati. Sebagaimana yang telah dicita-citakan oleh segenap bangsa Indonesia pada waktu kita memproklamasikan negara kita pada tahun 1945 dulu."

Bukan aku kalau menyerah

"Tina, adikku sayang, jangan tertumpah lagi air matamu
biarlah butiran-butiran mutiara itu tertahan di dadamu
tabah terasa pada dadamu, sehingga kelak akan bergemerlapan mutiara-mutiara itu dalam menyambut cahaya cakrawala harapan bangsa kita.
Tegaklah kembali sepenuhnya, Dinda !
Tuhan sendiri yang menjanjikan kemenangan bagi manusia-manusia yang menegakkan kebenaran dan keadilan yang diridhoi-Nya. Dan janji Tuhan tidak akan meleset, adikku.
ALLAHUAKBAR, ALLAHUAKBAR, ALLAHUAKBAR

Masmu,


Tomo
"

SELESAI

***

Untuk Bung Tomo, Pahlawan Pemuda, pahlawan arek Suroboyo, Pahlawan Indonesia.
Semoga seluruh pemuda Indonesia terus mengingat beliau dan mengirim do'a untuk beliau dan istri beliau. Amin.

Sukses untuk Forgotten. Sukses untuk Bang Addy Gembel, Bang Toteng, Bang Rifki, Bang GanGan, Bang Dicky. Terima kasih atas karya anda yang menginspirasi saya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kota Besar

liburan kenaikan kelas lima sama seperti sebelum-sebelumnya setahun sekali naik mobil jalan-jalan ke rumah Pakde Nono di kota besar perjalanan yang melelahkan dan bikin masuk angin karena empat jam lebih jendelanya terbuka lalu pandangku teralihkan dengan megahnya baliho-baliho raksasa yang tidak pernah ada di kotaku bergambar 2 orang kaya pakai baju rapi sedang berjabat tangan ditambah tulisan bahasa inggris berbelit-belit yang tidak kumengerti artinya baliho lain bergambar mobil sedan mengkilap yang tidak pernah kulihat langsung kutebak harganya mahal sekali baliho lainnya lagi, ada yang bergambar makanan enak dengan piring besar ada yang bergambar rumah mewah dan keluarganya sedang bergandengan ada yang bertulisan angka-angka yang rumit dan nama-nama bank ada yang bergambar film-film barat yang perempuannya pakai baju seksi ada yang bergambar mahasiswa-mahasiswa ganteng dan cantik sedang belajar dan aku tidak bosan memandanginya kutebak juga, nantinya mahasiswa pa...

CATCH A NOTHING (Indonesia & English)

Jalan yang panjang gersang hanya dapat kutatap fatamorgana organ tubuh seakan ingin berteriak lantang "aku mau mati, aku mau mati" Tatapan kosong tak kunjung usai Kakiku menyeret tak lagi lurus sekali lagi mereka berteriak "aku mau mati, aku mau mati" kecuali hati Tak mau berhenti, terus memaksa tak mau menyerah, semangat membara Padahal mereka ingin menutup mata ingin lepas dari ini, ingin bahagia kecuali hati Sampai kulihat sesosok bayangan Jarakku 1 kilometer dengannya hati memaksa kaki berjalan terengah-engah berharap disambutnya kukedipkan mata dan mendekat jarakku 2 kilometer dengannya kukedipkan mata dan mendekat jarakku 4 kilometer dengannya menjauh aku mendekat dia menjauh menjauh hingga aku terjatuh dan terbaring Long   road   arid I looked   only be   a mirage organs   of the body   as if to   scream   out loud " I   want to die ,   I   want to die " Blank stares   not end Draggi...

Tulisan Untuk Kawan

kawan, cerita yang membosankan tentang kehilangan mana ada orang yang tidak pernah? jarak adalah bagian dari perjalanan perpisahan adalah bagian dari kehidupan hari-hari lalu, kawan kasih sayang, keputusasaan, pengakuan, ketulusan, kejujuran, dan keberanian tak kurang tapi tak pernah cukup kita mainkan, mengitari tempat dan waktu dalam panggung-panggung kehidupan tiap mimik dan percakapannya berjanji tak akan pernah jauh dari permasalahan jangan dikhianati buku-buku dan kenyataan-kenyataan selalu menanti untuk dipelajari