lagi-lagi. rasa tidak terima saya terhadap suatu fenomena yang mungkin sudah terjadi ratusan tahun yang lalu, sampai sekarang. sebuah karya, jalan lain daripada kritis di siang bolong, tapi waktu seolah berhenti. jam tidak berputar. statik. *** Tetes air deras menggetarkan Memaksa kami Keluar dari lorong yang hampir penuh Jarum-jarum bening membeku Memaksa kami melawan Panas aspal dan mesin raksasa Penghancur Terciprat darah Tangis Serak parau bagian dari kami Kami tak butuh dipercaya Eksplorasi fatamorgana belaka Demokrasi topeng babi Hina sehina-hina tersiksa Tersenyum Utopia yang menyedihkan Lawan “mereka” bukan mereka Lawan “mereka” adalah kami Dua kursi Empat mata Rantai dan isolasi hitam Karung penuh serangga buas Hisapan darah yang mulai membiru Apa masih berani mengambil dompet Ambil alih konotasi budaya Sekarang kami tikusnya Bukan mereka
"Apa yang selalu bisa kita lakukan adalah memperluas wilayah kewarasan sedikit demi sedikit, dari individu ke individu, generasi ke generasi." -1984