Langsung ke konten utama

HARI INI ADALAH KEBANGKITAN

Masa lalu, cerita lalu
yang menurutmu buruk,
sebenarnya tidak buruk
cerita itu menyimpan senyum
menyimpan kebahagiaan
menyimpan segalanya dari orang yang kamu sayangi


hari ini, cerita kali ini
yang menurutmu memendam amarah dan kesedihan
sebenarnya tidak seperti itu
cerita hari ini menyimpan kesabaran
menyimpan kelapangan hati
menyimpan kekuatan!
menyimpan semangat!


Kesedihan yang kau rasakan tak jauh seperti sebuah api lilin
kamu tiup sedikit, api itu akan mati
kamu sentuhkan tanganmu, api itu akan menyakitimu
kamu pilih mana?


kekuatan hati tercipta dari yang terbiasa


tangisan manusia punya 2 pilihan
kamu menangis dan terus berlarut pada dendam dan rasa tidak terima,
kamu akan semakin terpuruk
kamu menangis dan mengepal tangan tanda
kamu bisa menerobos semua ini,
semangatmu akan tersulut api
Tuhan akan tersenyum
semua disekitarmu akan tersenyum
tak hanya senyum tapi juga dukungan
api ini akan semakin besar


Semangat tercipta dari kemauan dan lingkungan


camkan ini kawan
hari ini dalah kebangkitan
kebangkitan dari jiwa yang sempat terpuruk
jiwa yang sempat marah
jiwa yang sempat bersedih
jiwa yang ingin senyum
jiwa yang ingin bahagia
jiwa yang penuh semangat


untuk teman-teman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Klakson

     Dugaanmu cerita singkat ini mendeskripsikan penderitaan hidup di kota dan berakhir begitu-begitu saja. Tunggu. Kau harus baca. Aku akan memulainya dengan antrian panjang kendaraan para pekerja yang ingin segera pulang di lampu merah. Lampu merah yang beberapa waktu setelahnya berubah menjadi hijau tapi antrian tidak bergerak sebab dihentikan polisi dan mobil pejabat yang akan segera lewat dari jalan lainnya. Itu-itu saja? Ya, itu-itu saja. Aku berulang mengalaminya dan merasa kesal tidak dapat melakukan apa-apa. Rasa kesal yang kemudian menjadi berlipat-lipat mengetahui orang-orang juga tidak dapat melakukan apa-apa, atau malah terkesan tidak ingin sebab ekspresi mereka menunjukkan seakan tidak sedang terjadi apa-apa.      Tapi tidak, petang itu. Dari jalan Ciliwung, lampu merah berubah jadi hijau. Antrian kendaraan tidak bergerak, tapi mesinnya menderu-deru. Tiga polisi menghentikannya, mengayun-ayunkan stick berlampu. Jelas mobil pejabat akan lewat. ...

Buku: Kukila - M Aan Mansyur

"Brengsek!", kataku usai membaca 'Aku Selalu Bangun Lebih Pagi'. Aku berhadapan lagi dengan karangan Aan, yang memang seringkali membuatku mengumpat. Gejolak masa muda, ciuman, perselingkuhan, pulang kampung saat lebaran, dan kisah sederhana-rumit-dewasa lain ada dalam kumcer Kukila. Begitu harmonis perpaduan antara; tema aktual yang diusung, unsur kedaerahan Aan, cerita yang pilu (atau lucu, atau brengsek, atau mengejutkan), dan jalinan kata mind-blowing khas Aan. Tidak jarang pula ceritanya memaksaku merenung atau berdiskusi dengan diri sendiri, menghasilkan kesadaran dan upaya memahami, menghindari penilaian-penilaian. Menjadi sorotan utama kumcer ini, cerpen Kukila itu sendiri. Memakan puluhan halaman di awal, jauh lebih panjang dari 15 cerpen lainnya. Cerita cinta penuh misteri dan kejutan, alurnya mengalir nikmat, mengantarku pada kenyataan, pelajaran tentang kemanusiaan. Aku selalu mengagumi bagaimana Aan membaca kejadian/momen dengan begitu detail, dan ke...