Seorang tua menulis di buku catatannya. "Berkendara menyisir malam Aku melihat kucing kecil warna hitam duduk hampir di tengah jalan duduk, bukan meraung-raung mencari ibunya, hilang arah, atau berharap keselamatan Sebentar saja bergidik membayangkan yang macam-macam Beberapa detik kasihan dan ingin meminggirkan, tapi kemudian itu kulewatkan beberapa detik lagi setelahnya Bersama kegelisahan aku lanjutkan Berkendara menyisir malam Satu, barangkali kucing kecil warna hitam itu memang ingin bunuh diri. Dua, apakah memang baiknya kucing kecil warna hitam itu segera terlindas, mati, penyet, dan masuk surga meninggalkan dunia yang menyedihkan ini? Terserah kau pilih kata apa. Menyedihkan? Membosankan? Tidak adil dan sarat penindasan? Tiga, bagaimana kelanjutannya jika aku meminggirkannya. Ia tidak jadi mati segera, meringkuk siang malam di daun-daun basah, berhadapan dengan perlakuan anak-anak Adam muasal penderitaan, malah mati perlahan karena dalam perutnya membusu...
"Apa yang selalu bisa kita lakukan adalah memperluas wilayah kewarasan sedikit demi sedikit, dari individu ke individu, generasi ke generasi." -1984