sirene ambulans tanpa pasien meraung-raung
mobil-mobil plat merah dan hijau mau tidak mau harus merendahkan harga dirinya
beberapa kali aku merasa seperti pahlawan
setelah terpaksa kuhentikan kendaraanku dan kupersilakan kendaraan lain lewat
pertanyaan kulontarkan sebelum menguap bersama umpatan dan bising klakson
mengapa di jalanan orang-orang mempertontonkan kuasa dan kebebasannya
meyakini keputusan-keputusannya
memperjuangkan hak-haknya
tapi sepulangnya kembali menangis pasrah menerima nasib?
kecemasan dan penderitaan
kegagalan kehidupan
hasrat yang sia-sia
sejenak aku menjadi orang paling bahagia
di tengah kemacetan jalan raya
tak ada yang harus diharapkan
sampai aku tak ingat untuk melihat jam tangan
dan mungkin, aku punya lebih banyak waktu untuk memahami mereka
***
Surabaya, 30 November 2017
Untuk adik-adikku Teater Rumpun Padi
mobil-mobil plat merah dan hijau mau tidak mau harus merendahkan harga dirinya
beberapa kali aku merasa seperti pahlawan
setelah terpaksa kuhentikan kendaraanku dan kupersilakan kendaraan lain lewat
pertanyaan kulontarkan sebelum menguap bersama umpatan dan bising klakson
mengapa di jalanan orang-orang mempertontonkan kuasa dan kebebasannya
meyakini keputusan-keputusannya
memperjuangkan hak-haknya
tapi sepulangnya kembali menangis pasrah menerima nasib?
kecemasan dan penderitaan
kegagalan kehidupan
hasrat yang sia-sia
sejenak aku menjadi orang paling bahagia
di tengah kemacetan jalan raya
tak ada yang harus diharapkan
sampai aku tak ingat untuk melihat jam tangan
dan mungkin, aku punya lebih banyak waktu untuk memahami mereka
***
Surabaya, 30 November 2017
Untuk adik-adikku Teater Rumpun Padi
Komentar
Posting Komentar