dada begitu sesak kini
begitu melihat atau mendengar namamu Syafira
sosok wanita yang hadir dalam aku
aku mengenalnya
aku berbicara dengannya dan tak berpaling
mata dan rambutnya indah
aku persingkat perjalanan panjang ini
disitu aku terjatuh
menyakiti dan menangis
bekerja dan bermimpi
lalu malam itu aku bersamanya
esoknya aku bersamanya
aku terus berbicara bersamanya
tiap bulan libur aku bersamanya
sampai ia katakan semua lelaki adalah bajingan
sampai aku katakan dirinya adalah bajingan
mungkin setahun berlalu
hidupku memang begini
hidup kalian memang begini
begini begitu
bukan transparan memaksa memburu jawab
bukan sesuatu yang dimengerti
tidak dihargai
tidak dinikmati
berakhir sesal dan rindu hari kemarin
karena manusia sekarang tidak menanti
tidak merasa baik
tidak menerjemahkan kata mengerti dalam berbagai arti
dikalahkan nafsu
nafsu yang mengalahkan diam
esok aku akan sedikit atau
benar benar kecewa melihatnya berubah
tapi aku harus tersadar
aku yang merubahnya
Marsetio Hariadi, 2 April 2015


Komentar
Posting Komentar