Assalamualaikum
Lama tidak menuliskan apa yang hati ingin tuliskan
sama seperti dahulu, hanya barisan konotasi agar sedikit indah,
makna yang tidak begitu dalam, tapi memang tujuannya hanyalah menyampaikan pesan. Semoga lebih dewasa dari yang dulu.
Silahkan menikmati.
***
Namaku Syafira
Untuk yang kedua kalinya
Tiap waktu selalu tidak mengerti
Tiap waktu terkadang berbeda
Terkadang siapa
Terkadang siapa
Ah, kau lelah jadi pemikir
Aku juga lelah meyakinkan diri
Oh ya, tapi aku punya waktu
Lelah ini tak akan hilang
Tapi mungkin akan tertutup oleh rindu
Seperti mereka yang terpisahkan antar bintang
Namaku Syafira
dan jujur, aku begitu angkuh
Angkuh ini punya alasan
Alasan yang tak dapat kukatakan padamu
Biar aku rasakan sendiri
Biar aku menangis sendiri
Hei!
Kau mendengarku?
Aku ingin tekankan
Mengapa mereka berpandangan mata ketika berbicara
Karena mereka manusia!
Setiap manusia dilahirkan untuk berhadapan, berharap, yakin, saling mendoakan, dan saling tidak mengerti!
Dari situlah asal mula lelah!
Hei
Aku pelankan suaraku
Berlarilah
Menulislah
Tertawalah
Kenalilah kau punya lautan
Ajak bicara angin yang berhembus
Aku angkuh tapi aku mempercayaimu
Disini, aku melihatmu
Menunggumu
Aku percaya, kau percaya
Marsetio Hariadi
29 November 2014

Komentar
Posting Komentar