Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

SUKA LOKASI

apapun yang terjadi itu harus dimanfaatkan untuk berkarya. Apalagi kasmaran. hehe terinspirasi dari teman saya yang lagi kasmaran, namanya mas wahyu)*. )* nama disamarkan demi keamanan --------- wangi dan senyum mengantar koran di pagi hari mengantar dongeng di malam hari terjuntai sedikit helai keindahan yang mengganggu terus terpandang kicau nyanyian surga "every step you take every words you say and every game you play i'll be watching you" (killing me inside) pernah kugenggam tangannya ku terjatuh dan pingsan sebenarnya.. jiwaku awan berlari di langit selaras sayap bidadari berjatuhan lembut gemericik waterfall empat kilometer airnya merah dan manis rasa strawberry hujan deras di hutan tropis hijau airnya biru... bening rasa blueberry "kurasa ku telah jatuh cinta pada pandangan yang pertama sulit bagiku untuk bisa berhenti mengagumi dirinya" (RAN) barusan kereta menghampiriku mengundangku untuk masuk dan jalan-jalan walaupun aku sudah men-domba tapi aku teta...

Teater Monoplay - LEBUR

Deskripsi : Naskah ini ditulis oleh  Rifky Eko Setiawan , berisi gabungan dari naskah-naskah monoplay saya yang berjudul HOMEBROKEN, AKU MASMU, dan TAK TERSAMPAIKAN. Sugeng. seorang pemuda tampan dan cungkring. sebenarnya dia baik, namun pandangan orang orang tentang musik undergron, tato, dan wall painting membuat dirinya di cap sebagai pria nakal. ayahnya, maarketing director sebuah perusahaan ternama yang super sibuk dan hampir tiap malam tidak pulang, sebenarnya tahu akan kelakuan anaknya. tapi dirinya membiarkannya. ditinggal sendiri tanpa ibunya membuat sugeng menghapus kesepian itu dengan rokok, musik metal, dan juga menggambar. sugeng bangun. ia mengecek hapenya. lalu membuka laptop memainkan musik dari laptopnya. lalu sugeng melanjutkan lukisannya. sambil mengenang kekasihnya, linda. lalu dicarinya surat dari linda untuknya. sugeng berkaca-kaca. waktu itu sugeng sedang mempersiapkan kejutan untuk kekasihnya, linda. hari itu, linda akan pulang, karena stu...

TAK TERSAMPAIKAN

Cerpen pertama saya. hehehe capek juga bikin cerpen. ----------------------------------------------------------------------- Jam menunjukkan pukul 3 pagi "Assalamualaikum..." "PLAAKKKK!!!" salam dibalas tamparan dari ayah Sugeng. Pipi Sugeng memerah marah. Menahan. "Semakin dewasa semakin liar ! Setiap malam kau pulang jam segini.. Mau jadi apa ? Apa kau tak malu dengan ayahmu ini ? Apa yang kau lakukan setiap malam, anak bodoh ?!!" Sugeng tak menjawab. Kini matanya yang memerah marah. Nafas dari mulutnya tersengal-sengal menyebar aroma alkohol kuat, alkohol yang baru saja ditenggaknya sebelum pulang. "PLAKKK !!" tamparan kedua ayah Sugeng setelah mencium bau alkohol "Bagaimana orang tuamu ini ! Bagaimana kelanjutan kuliahmu ?! Masa depanmu ?! kau terus-terusan menyusahkanku ! Ayah yakin kau sudah hidup bersama obat-obatan ! Kau memalukanku Sugeng ! Bodoh !!" Sugeng kembali tak menjawab. Ia berjalan gontai menuju...