Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Pulang: Catatan Kecil Tentang Jember

     Kepulangan yang bermaksud mengulang usia muda -memang kehidupan begitu-begitu saja-, tumbuh di kota tua yang tidak pernah berhasil sempurna berpura-pura. Siang mendung. Burung-burung terbang berputar-putar di langit Sultan Agung, Johar Plaza, Pasar Tanjung. Wajah-wajah keriput dan jendela-jendela berdebu tampak lebih murung. Mengingat semalam makan ketan dan minum susu kemanisan di bawah jembatan kemudian membicarakan rencana-rencana yang sebenarnya mereka tahu bakal tak kesampaian.      Rasanya baru kemarin telanjang dan merasa dingin. Digambar pelukis wajah di depan sekolah. Tiga ribu rupiah dapat semangkuk mie ayam, poster film erotis gonta-ganti. Masuk angin, turun tak ingin. Toko ikan neon dan alat pancing masih tetap buka sementara air hujan bulan depan harus mengguyur daun-daun palsu, limbah masker, dan gelas plastik kopi. Menghunjam megatron, spanduk kampanye -ajakan mencuci tangan dengan senyum memuakkan-, dan baliho asuransi. Berapa nomor tel...

Sebelum Sempat Menggambar Sendiri Kota Dan Langit Tengah Malamnya

aku datang dan membaui aroma tubuhmu kau belum lama pergi mengantongi kecewa dalam saku benar kataku malam itu adalah malam tanpa keresahan meski sesekali deru kendaraan merobek sunyi dan memaksa telinganya bersembunyi di bawah kursi kayu tapi, sialan! pagar seng, dari situ ke sana mengkilap, mengkilap memantulkan berkali-kali duka kami segera lupa warna putih, hijau, debu di pintu-pintu lama malam sebelum-sebelumnya aku ingat cangkir mawar apiknya sudah mendingin sementara kau biarkan aku menciumi bibirmu yang beraroma obat kemudian turun ke leher dan pundakmu yang menghangat penjaga warung bilang, bangunan serta kenangan di balik pagar seng itu akan segera ambruk digantikan gerai-gerai dan area makan terbuka *** Warung Kopi di Jalan Trunojoyo Jember, 12 September 2020 20 April 2019 20 April 2019