Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Mandi Air Panas

Untukku, mempribadi adalah mandi air panas. Semasa dimandikan sampai mandi sendiri, tubuh cilik ini tidak suka air dingin, bahkan air panas yang hampir mendingin. Maka aku tidak pernah mau pakai ember. Kurang praktis tapi nikmat luar biasa, kuisi gayung dengan 4/5 air dingin, 1/5-nya air umup dari dalam ceret. Sekali gebyur, isi lagi. Begitu sampai sabunan dan selesai. Mandi air panas, adalah setengah jam di tengah malam yang mengingatkan masa bahagia mengetahui lampu jalan membuat bayanganku dan aku sendiri tak henti balapan. Menyadarkan bahwa kemarau-hujan kemarau-hujan terus mendewasa dan memburuk komunikasinya. Mandi air panas adalah setengah jam di tengah malam meninggalkan kemunafikan dan mensyukuri kehampaan. Alternatif jika tak sempat mampir ke tempat minum bir atau waktu ingin mendengar Stacey Kent satu album tapi Spotify tidak premium. Kepulnya penuh, naik membentuk atap rumah, mendengar percik air berkeluh kesah. Surabaya, 20 November 2019

Buku: Corat-Coret di Toilet - Eka Kurniawan

Kumcer dengan cover hijau mentereng ini (cover yang baru. Dalam foto, penulis baru saja dapat cover lama) adalah buku Eka Kurniawan yang pertama kali kubaca. Sejumlah 12 cerpen mengusung bermacam narasi lika-liku kehidupan. Bisa dikata ringan, jauh dari kemegahan kata-kata. Sebagaimana mestinya sastra bekerja, Eka berkisah tentang bumi manusia dengan segala persoalannya. "Wasyu!", ujarku usai membaca cerpen 'Corat-Coret di Toilet' (sama dengan judul buku) sambil ndodok di toilet (pas kan!). Provokatif. Gambaran keadaan semasa orba-pasca orba yang mencekam dikemas lucu dan mindblowing. Bumbu makian-makian Eka benar-benar bikin panas hati. Saking asyiknya membaca, lupa kalau sudah lama ndodok, walhasil gringgingen. Tiga yang benar bikin mata berkaca-kaca. Peter Pan; pemuda pemberani yang dihilangkan paksa oleh pemerintah diktator, kemudian si pasangan menikah dengan puisi-puisinya. Tertangkapnya Si Bandit Kecil Pencuri Roti; bocah penghuni hutan kecil di pinggira...