Kami mengamati pemandangan baru di perempatan-perempatan besar belakangan ini. Menjelang petang, muda-mudi hadir di sela-sela antrian kendaraan yang menanti lampu lalu lintas berubah warna. Mereka berjualan balon 'modern' dengan kelap-kelip LED di dalamnya. Mirip seperti yang tersedia di restoran cepat saji, hanya kelihatan sedikit lebih bagus dan tahan lama. Dari pembangunan, tren makanan dan pakaian, sampai mainan-mainan, kok ya ada-ada saja perkembangannya. Barangkali pembelinya tetap anak-anak, tapi kami ikut senyum-senyum gara-gara 'kebahagiaan' tampil mengganggu di tengah rupa-rupa para penjilat kelelahan dan hiruk pikuk kota metropolitan yang membosankan. Hiburan visual yang menjadi ironis tidak lama ketika kami mengingat satu film tentang keluarga imigran yang harus bertahan tinggal di negara pengungsian. Bapak mereka dulunya tentara perang saudara, kini malam-malam menjajakan mainan plastik dengan lampu kelap-kelip, dari kafe ke kafe. Ia pakai bando kel...
"Apa yang selalu bisa kita lakukan adalah memperluas wilayah kewarasan sedikit demi sedikit, dari individu ke individu, generasi ke generasi." -1984