Aku benci berada di restoran mewah. Aku melihat orang-orang yang membuka pintu dan tidak menutupnya kembali perlahan sehingga pintu itu terbanting. Aku melihat orang-orang yang tidak berterimakasih kepada pelayan yang membukakan pintu. Orang-orang itu memesan, berbicara ini-itu tanpa mau berpandangan. Bahkan terkadang membentak. Aku melihat senyum dan keramahan yang tidak dibalas. Aku melihat pelayan lain yang berlarian dan berupaya tenang, sementara orang-orang itu tak sabar meminta mejanya dibersihkan. Aku melihat anak-anak kecil berlarian dan berteriak-teriak, pesuruh orang-orang itu mengejar sambil kelelahan, sementara mereka sendiri duduk membicarakan hal-hal yang tidak penting. Aku mendengar hal-hal yang tidak penting itu dibicarakan keras-keras. Aku mendengar suara tertawa yang juga keras dan sangat mengganggu. Aku melihat pesuruh-pesuruh makan belakangan. Aku melihat anak kecil yang menangis karena kepalanya terbentur meja, dan orang tuanya menyalahkan meja itu. "Mejanya...
"Apa yang selalu bisa kita lakukan adalah memperluas wilayah kewarasan sedikit demi sedikit, dari individu ke individu, generasi ke generasi." -1984