dari surabaya kutempuh jember dengan kereta aku tidak bosan selalu gagah usia tidak mengurangi lajunya dalam kepastian dia meraung-raung aku, supir, dokter, mahasiswa, pejabat yang selalu terburu-buru, polisi, mobil bagus, mobil Jelek, hormat padanya aku mengantuk dan kusandarkan kepala ke jendela kubaca di HP berita orang-orang yang katanya membela Tuhan sepengetahuanku mereka beriman pada atasan lucu, tapi membosankan
"Apa yang selalu bisa kita lakukan adalah memperluas wilayah kewarasan sedikit demi sedikit, dari individu ke individu, generasi ke generasi." -1984